Kamis, 27 September 2012

Kawasan Wisata Kecintaan Raja-raja Majapahit - Pacet

Kawasan Wisata Pacet, Kecintaan Raja-raja Majapahit



Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memiliki sebuah wilayah kecamatan yang reputasinya sebagai kawasan wisata yaitu kawasan wisata Pacet.

Lokasi Kawasan Wisata Pacet

Pacet berlokasi di lereng sebelah utara dari Gunung Welirang. Terletak pada ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut, membuat kawasan wisata Pacet berhawa sedemikian sejuk tanpa polusi, dengan hamparan alam pegunungan yang permai memikat.

Keindahan kawasan wisata Pacet, bahkan telah sedemikian memikat para Raja Majapahit. Sejumlah situs purbakala yang terdapat di kawasan wisata Pacet merupakan rekam jejak yang begitu nyata betapa berabad silam, para raja dari kerajaan terbesar di Nusantara ini telah menjadikan Pacet sebagai tempat rekreasi kegemaran mereka.

Kawasan wisata Pacet mampu membuat para Raja Majapahit rela meninggalkan sejenak gemerlap singgasana untuk menikmati pesonanya.

Dan kini beratus tahun sesudahnya, kawasan wisata Pacet masih menarik banyak wisatawan untuk mendatanginya. Hal tersebut karena pesona pemandangan alamnya.

Lereng gunung yang berujung pada ngarai, dengan sawah-sawah dan perkebunan berteras di sepanjang kemiringannya sungguh sedap dipandang mata. Makin sempurna keindahan ini dengan beragam tanaman yang tumbuh di lahan ini.

Kehadiran Gunung Welirang dan Gunung Anjasmoro sebagai latar belakang menyempurnakan kecantikan alam kawasan wisata Pacet.

Pemandian Ubalan



Pemandian ini berada di Desa Pacet. Jarak lokasi pemandian Ubalan dari pusat kota Pacet lebih kurang satu kilometer.

Objek wisata yang berupa kolam renang ini mendapatkan airnya dari sumber di pegunungan. Namun, tak hanya kegiatan berenang yang dapat dilakukan wisatawan di tempat ini. Kawasan wisata ini juga dilengkapi area wisata sepeda air dan taman bermain.

Berbagai fasilitas tersedia di kawasan wisata pemandian Ubalan. Misalnya, area parkir yang luas, musala, restoran, gazebo, dan penginapan. Di kawasan ini juga banyak terdapat warung yang menjajakan aneka sayur dan buah segar serta makanan khas Pacet.

Di antara objek wisata Pacet, pemandian Ubalan adalah yang paling banyak pengunjungnya.

Wanawisata Pemandian Air Panas Padusan




Objek wisata yang satu ini berada satu jalur dengan pemandian Ubalan, dengan posisi yang lebih menanjak dan masuk dalam wilayah desa yang berbeda, yakni Desa Padusan, Kecamatan Pacet.

Objek wisata ini berupa sumber air hangat, dengan tempat penampungan air yang lumayan luas. Di sini, para wisatawan dapat berendam air hangat alami sambil menikmati keindahan rimbunan semak belukar dan pohonan pinus di sekitar lokasi, sambil menghirup sepuasnya kesegaran udara.

Air hangat tempat ini dipercaya mampu menyembuhkan penyakit kulit. Jika ingin mencecapkan air dingin ke pori-pori, di sini juga terdapat kolam renang dengan air dingin. Sebagaimana lazimnya, objek pariwisata, di sini pun banyak terdapat warung yang menjajakan berbagai macam makanan dan cenderamata.

Air Terjun Coban Canggu



Air terjun Coban Canggu berlokasi di Desa Padusan, Kecamatan Pacet. Air terjun dengan ketinggian lebih kurang 15 meter ini berada di kawasan Wanawisata Pemandian Air Panas Padusan, hanya berjarak sekitar 500 meter.

Karena di berada di perbukitan yang curam, untuk mencapai lokasi air tejun, dibutuhkan tenaga ekstra. Lokasi air terjun Coban Canggu baru dapat dicapai setelah melewati ratusan anak tangga, jalan setapak berkelok, dan menyeberangi beberapa sungai.

Akan tetapi, keindahan air terjun yang mengalirkan air nan bening dan gemuruhnya yang tiada henti, dengan keindahan panorama hutan yang melingkupi, akan membuat segala lelah hilang sempurna. Yang tinggal hanyalah bahagia dan syukur atas keindahan yang terbentang di depan mata.

Keindahan lain yang dapat nikmati di sini adalah keberadaan monyet di atas pepohonan, yang ditingkahi kokok ayam hutan.

Kawasan wisata Pacet masih menyisakan sejumlah objek yang sayang untuk dilewatkan ketika berwisata di wilayah ini, antara lain air terjun Krapyak, Wanawisata Bandulan, Taman Hutan Raya R. Soerjo, bumi perkemahan, dan beberapa pasar wisata.

Merambah kawasan wisata Pacet bak merengkuh oase menyejukkan di gurun gersang rutinitas hidup yang telah menjembak tanpa bisa dihindari.

Kawasan wisata Pacet dapat dicapai melalui beberapa rute, yaitu dari Mojokerto, Malang, Surabaya, dan Pasuruan.

Jika mengambil rute Mojokerto, jarak sepanjang 30 kilometer harus tempuh untuk sampai di Pacet. Apabila berangkat dari kota Malang, perjalanan akan melalui Pandaan, Prigen, Trawas, hingga Pacet.Jika jalur Surabaya yang diambil, rute yang harus dilewati adalah Krian, Mojosari, lalu Pacet.

Jarak tempuh Surabaya–Pacet sekitar 60 kilometer. Sedangkan, jika perjalanan berawal dari Pasuruan, jalurnya adalah Gempol, terus ke Pandaan, menuju Prigen, kemudian Trawas, dan berakhir di Pacet.

Air Terjun Kakek Bodo - Pasuruan



Air Terjun Kakek Bodo berada di ketinggian 850 m dpl dan memiliki terjunan air sekitar 40 m. Air terjun ini berada di kawasan wisata Tretes di lereng Gunung Welirang di pegunungan Prigen, Jawa Timur, tepatnya dalam kawasan hutan lindung di RPH Prigen, BKPH Lawang Barat, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pasuruan.

Di kawasan ini, keberadaan air terjun Kakek Bodo tidak sendirian. Ada tiga air terjun lainnya yang bisa ditemui dalam perjalanan lintas hutan di kawasan wisata andalan Jawa Timur itu, masing-masing adalah Air Terjun Alap-Alap dengan ketinggian 40 meter, Putuk Truno dengan ketinggian 45 meter, dan Sengguruh dengan ketinggian 30 meter.

Legenda

Di beri nama Kakek Bodo karena mengisahkan seorang kakek yang di sebut dengan kakek yang bodoh (bodo). Menurut cerita penduduk setempat "Kakek Bodo" dahulunya adalah seorang pembantu rumah tangga keluarga Belanda. Dia seorang yang saleh dan jujur. Dia meninggalkan keluarga Belanda tersebut untuk mensucikan diri meninggalkan masalah keduniawian dengan bertapa. Karena sikapnya ini keluarga Belanda yang ditinggalkannya menyebutnya sebagai kakek yang bodoh (Kakek Bodo).

Berkat bertapanya sang kakek memiliki kelebihan/kesaktian yang digunakan untuk membantu masyarakat setempat yang meminta pertolongan. Kakek Bodo meninggal di tempat bertapa. Makamnya sampai sekarang dikeramatkan oleh penduduk setempat dan banyak dikunjungi para pejiarah dari berbagai kota besar. Menurut sang juru kunci, makam Kakek Bodo juga sering dikunjungi para pejabat dan pembesar.

Lokasi

Terletak di Desa Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Propinsi Jawa Timur.

Peta dan Koordinat GPS: 7°41'51"S 112°37'41"E

Aksesbilitas

Berjarak sekitar 51 km dari Surabaya ke arah Malang atau dari Malang dengan jarak tempuh 70 km. Untuk menuju Air Terjun Kakek Bodoi sangat mudah, karena lokasi ini termasuk tujuan daerah wisata yang sudah dikenal dengan sebutan Tretes.

Ada tiga pintu masuk menuju air terjun ini. pintu satu (melalui Candi Jawi) dan dua (Taman Safari II Prigen) adalah pilihan terdekat untuk langsung menuju lokasi air terjun. Namun bila ingin menikmati jalan yang lebih jauh bisa masuk pada pintu tiga yaitu tepat di belakang hotel Surya. Umumnya yang melewati pintu tiga adalah para pendaki gunung Welirang atau gunung Arjuna dan yang berkemah, karena lokasi ini adalah termasuk bumi perkemahan yang digunakan untuk kegiatan berkemah.

Bagi pengguna kendaraan umum, dari Surabaya naik bus jurusan Malang atau sebaliknya dengan ongkos sekitar Rp. 5000, turun di Pandaan dan dilanjutkan naik minubus berupa Izusu L300 ke jurusan Tretes. Kendaraan yang menuju kawasan wisata Tretes ini akan berhenti di pertigaan Pasar Buah Tretes. Ongkos minibus berkisar Rp.5.000 - Rp 7 500 per orang. Selanjutnya turun di depan hotel Tanjung.

Setiba di areal parkir perjalanan diteruskan sekitar 1 km melalui jalanan setapak yang cukup bagus dengan coran dan tidak terlalu menanjak hingga tiba di lokasi.

Tiket dan Parkir

Tiket masuk adalah Rp 6000/orang. Karcis parkir adalah Rp 4000 untuk kendaraan roda dua.

Fasilitas dan Akomodasi

Fasilitas yang tersedia antara lain shelter, tempat bermain anak-anak, musholla dan warung-warung kecil penjaja makanan. Juga terdapat kolam renang dengan tiket masuk sebesar Rp 5000,- /orang, dan bumi perkemahan.

Di lokasi wisata Tretes ini nanyak terdapat hotel dan vila-vila yang disewakan untuk menginap.

Batu Night Spectaculer (BNS) - Malang


Batu Night Spectacular (BNS)Batu Night Spectacular adalah sebuah wahana wisata terbaru dari Kota Batu. Malam hari anda bisa menikmati suguhan wisata paling spektakuler di Jawa Timur di Batu Night Spectacular (BNS). Obyek wisata yang berlokasi di Desa Oro-oro Ombo ini menyajikan aneka wahana yang bisa dinikmati seluruh anggota keluarga anda. Ada puluhan wahana yang tidak akan bisa Anda lupakan setelah menikmatinya seperti galeri hantu, slalom tes, sepeda udara tertinggi, lampion garden, dan trampoline. Di obyek wisata ini anda juga bisa menguji adrenalin dengan mencoba beberapa wahana seperti drag race, mouse coaster, dan beberapa permainan lain.
Banyak juga wahana yang khusus disediakan untuk anak-anak seperti kids zone yang terdiri dari 25 macam. Selain berbagai wahana menarik, keunikan BNS juga didukung letaknya yang sangat strategis di dataran tinggi. Dari obyek wisata mala mini anda bisa menikmati pemandangan alam Kota Malang dan sekitarnya dengan lebih sempurna. Gemerlap lampu di kawasan Malang Raya malam hari akan mengiringi suasana kongkow anda di beberapa kafe yang tersedia disana. Batu Night Spectacular ( BNS ) juga menyiapkan beberapa wahana yang unik yang rugi kalau dilewatkan seperti lampion garden, galeri hantu, cinema empat dimensi, sirkuit go kart terpanjang, layar sepanjang 50 meter di area food court, dan air mancur menari.
Usai menikmati beragam wahana yang disediakan di areal seluas 3 ribu meter persegi ini, silahkan anda menuju night market. Arealnya tak hanya sekedar menjajakan beragam kebutuhan dan oleh-oleh khas. Tetapi, juga berbagai kebutuhan lainnya. Di ujung night market, ada ratusan kursi berjajar yang disediakan bagi pengunjung di areal food court. Ada banyak pilihan menu minuman maupun makanan di area ini. Tinggal pilih minuman dingin atau panas. Begitu halnya makanan. Banyak menu yang bisa dipilih sesuai selera.
Kenikmatan di food court bukan hanya pada menu makanan atau minumannya. Tetapi juga sajian yang diberikan saat pengunjung menikmati makanan maupun minuman. Ditengah-tengah menikmati hidangan, manajemen BNS akan menyajikan show time. Ada panggung musik yang menghadirkan musik-musik terbaru. Yang tak kalah menarik, saat show time ini adalah sajian dancing fountain (air mancur menari). Konsentrasi pengunjung pada makanan maupun minuman dijamin buyar. Tarian air mancur diiringi permainan lampu warna-warni itu mampu memaksa mata pengunjung tertuju ke liukan air. Air mancur itu terlihat cukup lihai menari mengikuti lantunan lagu. Dari lagu instrumental, pop rock, hingga dangdut koplo.
Puas menyaksikan tarian air mancur, pengunjung masih disuguhi dengan pertunjukan outer journey (keliling angkasa luar) lewat laser show di layar raksasa. Pertunjukan outer journey ini memberi sensasi tersendiri bagi pengunjung. Dengan layar 50 meter di atas kita, pengunjung serasa diajak keliling angkasa. Kadang pula, kita dikagetkan dengan helikopter animasi yang seakan berjalan di atas Kita. Jadi tunggu apa lagi, isi akhir pekan Anda bersama Keluarga minggu ini di Batu Night Spectacular ( BNS ).

Minggu, 23 September 2012

Taman Wisata jawa timur - Selecta


Selecta berada di Desa Tulungrejo, Kota Batu yang dikeliling Gunung Arjuno,  Welirang, dan Anjasmoro dengan  keindahan panorama alam., Untuk sampai ke sana, butuh waktu  sekitar satu jam dari Kota Malang atau sekitar dua jam dari Surabaya. ”Selecta didirikan oleh  warga Belanda Ruyter de Wildt. Awalnya, sebagai tempat peristirahatan bagi warga Belanda  di Indonesia.





Direktur Utama Samuel Rusdi mengatakan sesuai dengan namanya Selecta, berasal dari Selectia artinya Pilihan. Kata ini lanjut Samuel dapat membuat suasana alami benar-benar terasa.
Dengan luas area 18 Ha berbukit, merupakan Taman Wista pertama di Jawa Timur berdiri sejak tahun 1930 – 1947 yang di kuasai Belanda pada saat itu, lalu di Bumi Hanguskan oleh para pejuang.
Pada tahun 1950 di bangun kembali oleh 47 Orang sebagai pendiri  utama setelah Penjajah Belanda saat itu, yang saat ini tinggal 1 Orang, dan pada tahun 1952 – 1955 Presiden pertama RI Soekarno dan Wakil Presiden M. Hatta sering beristirahat di SELECTA, bahkan menjadi tempat untuk mengambil keputusan-keputusan pnting ke negaraan saat itu.

Ragam zona wisata untuk Orang dewasa dan anak2 di Selecta cukup lengkap. Karena, selain ada wisata hiburan, wisata alam, juga dilengkapi wisata kuliner, Kolam Renang, Taman Bunga dan Ada juga sepeda air, Goa Singa yang panjangnya 15m, wisata berkuda untuk berkeliling Selecta, hingga outbond dan flying fox.

Ketika memasuki pintu masuk Selecta, Anda akan melihat hotel dengan fasilitas Bintang dan jika menginap di Hotel Selecta, maka Anda sudah mendapatkan fasilitas tiket masuk ke taman wisatanya dangan harga kamar mulai Rp 300.000.
Sedangkan apabila tidak menginap, maka Anda hanya cukup merogoh kocek Rp.15,000 untuk perorangan dan Rp 12.700 untuk Rombongan min 30 orang bisa menikmati suasana yang nyaman  di Taman Rekreasi Selecta

Megahnya gunung Bromo-Semeru

Ayo..liburan ke Pegunungan Bromo-Semeru..!! jangan katakan anda pernah ke Jawa Timur kalau tidak menapakkan kakimu di Pegunungan yang terindah ini...
"kawasan  alam taman nasional Bromo-Semeru". rasakan dinginnya udara yang bersih dan segar berselimutkan awan yang indah...
Taman Nasional Bromo-Semeru merupakan satu-satunya kawasan konservasi di Indonesia yang memiliki keunikan berupa laut pasir seluas 5.250 hektar, yang berada pada ketinggian 2392 m dari permukaan laut.
Image
Pegunungan Bromo-Semeru, merupakan pegunungan yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Kawasan wisata ini menjanjikan sebuah keindahan yang tak bisa anda temui di tempat lain. Dari puncak gunung berapi yang masih aktif ini, anda bisa menikmati hamparan lautan pasir seluas 10km persegi, dan menyaksikan kemegahan gunung Semeru yang menjulang menembus awan. Anda juga bisa menatap indahnya matahari beranjak keluar dari peraduannya.
Selain menyaksikan keindahan panorama yang ditawarkan oleh Bromo-Semeru, apabila Anda datang di waktu yang tepat, maka Anda dapat menyaksikan Upacara Kesodo, yang diadakan oleh masyarakat Tengger. Upacara ini biasanya dimulai pada saat tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kesodo [ke-sepuluh] menurut penanggalan Jawa. Upacara Kesodo merupakan upacara untuk memohon panen yang berlimpah atau meminta tolak bala dan kesembuhan atas berbagai penyakit, yaitu dengan cara mempersembahkan sesaji dengan melemparkannya ke kawah Gunung Bromo. Saat prosesi berlangsung, masyarakat Tengger lainnya beramai-ramai menuruni tebing kawah dan sesaji yang dilemparkan ke dalam kawah, sebagai perlambang berkah dari Yang Maha Kuasa.

Cara Mencapai Daerah IniAnda dapat mencapai daerah ini dengan menggunakan mobil pribadi pun menyewa kendaraan. Ada empat pintu gerbang utama untuk memasuki kawasan taman nasional ini yaitu: desa Cemorolawang jika melalui jalur Probolinggo, desa Wonokitri dengan jalur Pasuruan, desa Ngadas dari jalur Malang dan desa Burno adalah jalur Lumajang. Adapun rute yang dapat ditempuh adalah sebagai berikut:
Pasuruan-Warung Dowo-Tosari-Wonokitri-Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 71 km, Malang-Tumpang-Gubuk Klakah-Jemplang-Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 53 kmAtau dari Malang-Purwodadi-Nongkojajar-Tosari-Wonokitri-Penanjakan sekitar 83 km
Tempat Menginap
Berbagai hotel dan penginapan dapat ditemukan disekitar area Taman Nasional Bromo-Semeru, mulai dari losmen sampai dengan hotel berbintang 4 dapat di jadikan pilihan untuk menginap di Bromo. Rata rata setiap hotel memasang tarif yang terjangkau.
Tempat Bersantap
Agak sedikit sulit untuk menemukan tempat makan di area ini terutama pada malam hari. Akan tetapi, apabila Anda menginap di desa Wonokitri, sekitar 3 km ke bawah tepatnya di pasar Tosari dapat ditemui beberapa warung makanan yang buka dan menjajakan makanannya hingga pukul 9 malam.
Berkeliling
Anda dapat berkeliling ke sekitar areal Taman Nasional dengan menyewa kendaraan jenis jeep 4x4. Atau, jika hanya ingin berkeliling di sekitar area lautan pasir Bromo, Anda dapat menyewa kuda yang banyak tersedia disana.
Yang Dapat Anda Lihat Atau LakukanAdapun hal-hal lain yang dapat dilihat atau dilakukan di area ini adalah Anda dapat mengunjungi beberapa objek di bawah ini:
  • Cemorolawang. Salah satu pintu masuk menuju taman nasional yang banyak dikunjungi untuk melihat dari kejauhan hamparan laut pasir dan kawah Bromo, dan berkemah.
  • Laut Pasir Tengger dan Gunung Bromo. Berkuda dan mendaki gunung Bromo melalui tangga dan melihat matahari terbit.
  • Pananjakan. Melihat panorama alam gunung Bromo, gunung Batok dan gunung Semeru.
  • Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Kumbolo dan Puncak Gunung Semeru. Danau-danau yang sangat dingin dan selalu berkabut ( 2.200 m. dpl) sering digunakan sebagai tempat transit pendaki Gunung Semeru (3.676 m. dpl).
  • Ranu Darungan. Berkemah, pengamatan satwa/ tumbuhan dan panorama alam yang menawan.
Buah Tangan
Anda dapat membeli oleh-oleh atau cinderamata di sekitar point area yang biasa digunakan untuk melihat matahari terbit. Di area ini banyak terdapat kios cinderamata yang menjajakan dagangan mereka seperti kaos atau t-shirt, topi kupluk, syal dan lainnya. Selain itu, di sekitar area laut pasir juga terdapat beberapa penjaja cinderamata yang menjual kaos atau t-shirt yang bertuliskan Gunung Bromo-Semeru.
Tips
  • Musim kunjungan terbaik adalah sekitar bulan Juni s/d Oktober dan bulan Desember s/d Januari.
  • Perlu disiapkan kesehatan prima dan perbekalan penahan dari udara dingin seperti: baju hangat, penutup kepala, kaus tangan penahan udara dingin, serta bekal makanan-minuman secukupnya
  • Perlu diingat bahwa di puncak Penanjakan tidak ada pengginapan maka dari penginapan terdekat harus berangkat pagi-pagi sekitar pukul 03.00-04.00 pagi dini hari.
    Mengingat sulitnya mencari makanan pada malam hari, akan lebih baik apabila Anda membeli persediaan makanan dan minuman sebagai bekal Anda

  • .